Kamis, 17 April 2025

Pentingnya Belajar Coding di Sekolah Dasar

 

Di era digital yang berkembang pesat ini, keterampilan coding menjadi semakin penting. Bahkan, keterampilan ini sudah mulai diperkenalkan kepada anak-anak sejak usia sekolah dasar (SD). Belajar coding di SD bukan hanya tentang mempersiapkan anak-anak untuk karir di bidang teknologi, tetapi juga tentang mengembangkan keterampilan penting yang dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, mengatakan akan meleburkan mata pelajaran coding dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di kurikulum pelajaran tingkat SD pada tahun ajaran mendatang. “Dilaksanakan mulai tahun ajaran 2025-2026 sebagai mata pelajaran pilihan,”.

Untuk saat ini Kemendikbuddasmen belum menetapkan kurikulum dan juga penerapan coding tersebut dalam suatu peraturan maupun dalam suatu juknis, tidak ada salahnya mari kita cari tahu apa itu coding ? apa manfaatnya ? Bagaimana cara penerapannya? Contoh proyek coding ? dan Tantangan apa saja yang nanti dihadapi ?. Yuk kita simak sedikit penjelasan di bawah ini ...

Apa itu Coding ?



Coding, atau pemrograman komputer, adalah proses menulis instruksi atau perintah yang akan dijalankan oleh komputer. Instruksi-instruksi ini ditulis dalam bahasa pemrograman, yang merupakan bahasa khusus yang dapat dipahami oleh komputer.

Berikut adalah penjelasan lebih rinci:

  • Bahasa Pemrograman:
    • Komputer tidak memahami bahasa manusia. Oleh karena itu, kita menggunakan bahasa pemrograman untuk berkomunikasi dengan komputer.
    • Ada berbagai jenis bahasa pemrograman, seperti Python, Java, JavaScript, dan C++. Setiap bahasa memiliki aturan dan sintaksnya sendiri.
  • Instruksi:
    • Instruksi-instruksi yang ditulis dalam bahasa pemrograman memberitahu komputer apa yang harus dilakukan.
    • Instruksi-instruksi ini dapat berupa operasi matematika, manipulasi teks, atau pengendalian perangkat keras.
  • Program Komputer:
    • Kumpulan instruksi yang ditulis dalam bahasa pemrograman disebut program komputer.
    • Program komputer dapat digunakan untuk membuat berbagai macam perangkat lunak, mulai dari aplikasi sederhana hingga sistem operasi yang kompleks.
  • Proses Coding:
    • Proses coding melibatkan penulisan, pengujian, dan perbaikan kode program.
    • Seorang programmer harus memiliki pemahaman yang baik tentang bahasa pemrograman dan logika pemrograman.

Secara sederhana, coding adalah cara kita berbicara dengan komputer dan memberikan perintah agar komputer melakukan tugas-tugas tertentu.

 

Manfaat Belajar Coding di SD

  • Mengembangkan kemampuan berpikir logis dan sistematis: Coding mengajarkan anak-anak untuk memecahkan masalah dengan pendekatan yang terstruktur dan logis. Mereka belajar untuk memecah masalah besar menjadi komponen yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola.  
  • Meningkatkan kreativitas: Meskipun coding tampak sangat teknis, aktivitas ini sebenarnya sangat merangsang kreativitas. Anak-anak dapat menciptakan permainan, animasi, atau cerita interaktif mereka sendiri melalui coding.  
  • Membangun ketahanan dan ketekunan: Selama proses coding, anak-anak sering kali menghadapi berbagai tantangan dan kesalahan. Pengalaman ini mengajarkan mereka untuk tidak mudah menyerah dan terus berusaha hingga mencapai keberhasilan.  
  • Persiapan untuk masa depan: Pekerjaan yang berkaitan dengan teknologi diprediksi akan terus berkembang di masa mendatang. Memberikan pengenalan dasar coding sejak dini akan membantu anak-anak mempersiapkan diri untuk dunia kerja di masa depan.  
  • Mendorong kerja sama: Banyak proyek coding dilakukan dalam kelompok, yang mendorong anak-anak untuk berkolaborasi, berkomunikasi, dan bekerja sama dalam tim.

Cara Menerapkan Pembelajaran Coding di SD

  • Mulai dari yang sederhana: Awali dengan konsep dasar pemrograman seperti memberikan instruksi, membuat algoritma sederhana, atau menggunakan blok-blok coding visual.  
  • Gunakan alat yang menyenangkan: Ada banyak alat dan platform pembelajaran coding yang dirancang khusus untuk anak-anak, seperti Scratch, Blockly, dan Tynker.
  • Buat proyek yang relevan: Buat proyek-proyek coding yang relevan dengan kehidupan sehari-hari anak-anak, misalnya membuat game sederhana, animasi, atau mengendalikan robot.  
  • Dorong kolaborasi: Dorong anak-anak untuk bekerja sama dalam proyek coding. Hal ini akan membantu mereka belajar berkolaborasi dan saling membantu.
  • Libatkan guru dan orang tua: Guru dan orang tua perlu memiliki pemahaman dasar tentang coding agar dapat memberikan dukungan kepada anak-anak.  
Contoh Proyek Coding untuk Siswa SD


  • Membuat animasi sederhana: Anak-anak dapat membuat animasi karakter yang bergerak atau berinteraksi.
  • Membangun game sederhana: Mereka dapat membuat game sederhana seperti game lompat-lompatan atau puzzle.
  • Mendesain website sederhana: Anak-anak dapat belajar membuat website sederhana dengan menggunakan HTML dan CSS.

Tantangan dalam Implementasi Pembelajaran Coding di SD

  • Keterbatasan sumber daya: Tidak semua sekolah memiliki akses ke komputer dan perangkat lunak yang diperlukan untuk pembelajaran coding.
  • Kurangnya pelatihan guru: Banyak guru yang belum memiliki keterampilan dan pengetahuan yang cukup untuk mengajarkan coding.
  • Kurikulum yang padat: Menambahkan pembelajaran coding ke dalam kurikulum yang sudah padat bisa menjadi tantangan.

Kesimpulan

Meskipun ada beberapa tantangan, manfaat belajar coding di SD sangatlah besar. Dengan pendekatan yang tepat, kita dapat membantu anak-anak mengembangkan keterampilan penting yang akan bermanfaat bagi mereka di masa depan.

Sumber :
https://www.tempo.co/sains/coding-akan-masuk-kurikulum-sd-mengenal-proses-pemrograman-ini-1168178

https://gemini.google.com/app





0 comments:

Posting Komentar